Panduan lengkap memilih berbagai macam format file gambar/desain grafis yang terbaik untuk digunakan.

BY IN Misc NO COMMENTS YET

1.Hal-hal yang perlu dimengerti sebelum memilih format file gambar/desain grafis

Dalam mendesain sebuah karya dengan software pasti tidak akan lepas dari pemilihan format file gambar/desain. Semua orang pasti pernah melihat gambar-gambar yang kadang menarik mata akan keindahannya, baik itu di media cetak seperti buku, brosur maupun media online seperti banner iklan, foto, ataupun media lainnya. Bahkan terkadang kita sendiripun bingung/kagum bagaimana cara membuat gambar/karya seindah itu.  Gambar sangat banyak ditemukan karena gambar merupakan objek visual yang menjelaskan jauh lebih banyak dari tulisan atau teks. Gambar tersebut merupakan hasil karya dari berbagai seniman, designer, fotografer, maupun ilustrator.

Jika berbicara tentang dunia kreatif dan desain, sudah pasti era sekarang ini tidak bisa terhindarkan dengan pemakaian software desain grafis karena software ini membantu banyak designer grafis dalam proses membuat sebuah desain bahkan software desain pun telah menjadi standard defacto dunia desain. Tetapi terdapat bermacam-macam format file gambar/ desain yang terkadang kita sendiri sering bingung untuk memilih format apa yang terbaik? Apa kelebihan format yang satu dan lainnya? Manakan format file desain yang harus saya gunakan?

Sebelum berbicara tentang hal itu, kita wajib memahami beberapa hal.

2.Format file gambar/desain dibagi menjadi 2 tipe:

2.1.Format file gambar raster/bitmap.

Gambar Raster

Gambar Raster/bitmap

Gambar Raster/bitmap merupakan sebuah gambar yang terdiri dari kumpulan dot(titik kecil dan berbentuk persegi empat) dalam sebuah grid. Dot/titik tersebut disebut dengan pixel(picture element) dimana di setiap pixelnya memiliki warna. Jumlah bits pada setiap pixel akan menentukan jumlah warna yang dapat ditetapkan pada 1 pixel tersebut. Sebagai contohnya jika setiap pixel mewakili 2 bits, maka piksel yang diberikan dapat ditetapkan salah satu dari 4 warna yang berbeda(2^2 = 4). Namun jika setiap piksel mewakili 4 bits, maka piksel yang diberikan dapat ditetapkan salah satu dari 16 warna berbeda(2^4 = 16).

Bits per pixel

Bits per pixel

Kumpulan pixel tersebut yang membentuk menjadi sebuah gambar.

Gambar raster tidak seperti gambar vector mereka sangat bergantung pada resolusi, dimana artinya  hanya baik di 1 ukuran. Ketika gambar raster dirubah ukurannya seperti meregangkan pixelnya sendiri gambar akan menjadi terlihat titik-titik pixelnya/buram/ ngeblur. Ketika file gambar dibesarkan ukurannya software akan berusaha mengkalkulasikan/menebak data gambar apa yang hilang berdasarkan pixel disekitarnya. Kebanyakan hasilnya menjadi tidak bagus.

Spektrum warna Ganger Chart dengan perbedaan bpp

Spektrum warna Ganger Chart dengan perbedaan bpp

Gambar raster/bitmap biasanya digunakan untuk gambar digital, foto, grafis pada dunia web. Dalam dunia gambar raster software Adobe Photoshop telah menjadi standard De Facto sebagai editor gambar yang digunakan di berbagai belahan dunia terutama di bidang kreatif dan desain. Adobe Photoshop digunakan untuk membuat desain, mengedit, menggabungkan, retouching, cropping, member tambahan efek, dll.

Format file raster:

  • .JPEG, .PNG, .GIF, .TIFF, .PSD, .RAW, .PSD, . SAI.

2.1.1. 4 Mode warna gambar raster yang sering digunakan.

Walaupun sebenarnya ada 8 mode warna, namun hanya 4 mode warna yang sering dipakai, yaitu:

1.CMYK
CYMK

CYMK

CYMK (Cyan, Yellow, Magenta, Black) merupakan 4 warna yang digunakan dalam proses cetak. 4 warna tersebut mewakili 4 warna tinta yang dipakai dalam proses cetak. File gambar pada format warna ini akan teroptimasi untuk keperluan cetak.

2.RGB
RGB

RGB

RGB(Red, Green, Blue) adalah model warna berbasis cahaya. 3 warna tersebut merupakan warna utama cahaya yang bergabung dan menghasilkan warna lainnya. File gambar pada format warna ini akan membuat menjadi optimal untuk keperluan ponsel, web, film, apapun yang akan ditampilkan di perangkat layar.

Bit Depth pada RGB

 

Spektrum Warna Cahaya

Spektrum Warna Cahaya

3.Grayscale
Grayscale

Grayscale

Grayscale adalah gambar yang warnanya hanya berasal dari rangkaian warna putih sampai warna hitam (Shades of gray)/intensitas warna hitam dalam skala yang berbeda tanpa memakai warna lainnya.Di setiap pixel dari gambar grayscale memiliki tingkat kecerahan dari 0(hitam) hingga 255(putih). Nilai dari grayscale juga bisa diukur dari persentase cakupan pemakaian tinta hitam (0%=putih, 100% hitam) .  Untuk setiap gambar 8 bpp grayscale memiliki 256 warna yang berarti terdapat 256 warna berbeda dari putih ke hitam, sedangkan untuk gambar 16/32 bit lebih dari itu  .

GrayScale Mountain Photo

GrayScale Mountain Photo

Di dunia foto digital, CGI, colorimetry, gambar grayscale dimana nilai disetiap pixel adalah sampel tunggal yang hanya mewakili jumlah cahaya, hanya berisi informasi tentang intensitas . Gambar grayscale terdiri dari nuansa warna abu-abu.

4.Bitmap
Bitmap Mountain

Bitmap Mountain photo

Bitmap adalah mode warna yang hanya terdiri dari 2 warna yaitu hitam dan putih untuk mewakili piksel dalam sebuah gambar.

2.1.2. Lossy vs Lossless

Setiap file gambar raster pasti adalah merupakan antara lossless atau lossy, ini tergantung dari bagaimana format file mengatur data dari gambar.

Lossless adalah format gambar yang menangkap semua data asli pada gambar. Tidak ada data yang hilang dari file gambar original baik itu berupa foto, gambar, artwork. Meskipun disebut dengan istilah “lossless”  file masih mungkin dikompressi, namun semua format dari lossless dapat merekonstruksi kembali gambar ke keadaan semula.

Lossy adalah format gambar yang memperkirakan seperti apakah gambar asli . Sebagai contohnya gambar Lossy mungkin akan mengurangi beberapa jumlah warna dalam data gambar atau menganalisnya apakah ada data yang tidak perlu? Trik ini akan mengurangi ukuran file gambar meskipun dapat mengurangi kualitas gambar tersebut.

Biasanya, format file gambar lossy memiliki besar file yang jauh lebih kecil dari format lossless, karena itu sangat baik digunakan untuk media online seperti website dimana kecepatan loading, download sangat vital.

2.2. Format gambar Vector.

Gambar Vector

Gambar Vector

Gambar vector adalah gambar digital yang terbentuk dari kurva , garis, titik yang dikalkulasi oleh komputer menggunakan persamaan matematika dan bukan dari kumpulan pixel yang berwarna. Hal ini berarti tidak peduli seberapa besar atau kecil gambar yang dibesarkan berkali-kali lipat  baik kurva, garis, maupun titik gambar tersebut akan tetap terlihat halus, tidak bergerigi, tidak pecah, tidak blur.

Berbeda dengan gambar raster ketika gambar vector dibesarkan maupun diperkecil tidak akan mengurangi sedikitpun detail dari gambar tersebut karena itu tidak ada istilah lossy dan lossless pada gambar vector.

Garis-garis dan bentuk halus akan menghasilkan kualitas yang terbaik untuk dicetak, konsisten, warna yang solid, teks yang jernih dan jelas. Format gambar vector juga dapat digunakan untuk desain yang berukuran sangat besar seperti reklame maupun desain yang berukuran sangat kecil seperti pada kartu nama.

Karena karakteristiknya gambar vector biasanya banyak digunakan untuk desain logo, icon, desain terdiri dari huruf, ilustrasi digital. Software desain gambar vector yang paling populer di industri kreatif dan desain adalah Adobe Ilustrator, sebuah program edit untuk membuat desain dan mengedit  gambar vector walaupun sebenarnya dapat dikombinasikan dengan gambar raster sekalipun.

Format file vector:

  • .EPS, PDF, AI, .SVG, .Afdesign, .SAI.

2.Komparasi penggunaan format file gambar/desain.

Format file gambar sebenarnya sangat banyak, beberapa bahkan sudah tidak digunakan lagi. Namun di artikel ini hanya akan dibahas format file gambar yang paling populer dan banyak digunakan saat ini.

2.1. Format file gambar berbasis raster.

2.1.1. JPEG/JPG

JPEG Full VS JPEG Kompressi

JPEG Full VS JPEG Kompressi

JPEG (Joint Photographic Experts Group) diciptakan pada tahun 1992 oleh sekelompok komitte yang juga bernama Joint Photographic Experts Group. JPEG/JPG adalah sebuah gambar raster berformat lossy, khususnya gambar-gambar yang dihasilkan dari kamera digital. Tingkat kompressinya dapat disesuaikan untuk keseimbangan antara besar ukuran file dan kualitas gambar. Sejak diperkenalnya dari tahun 1992 JPEG menjadi standard dunia untuk format kompressi gambar dan juga yang paling banyak digunakan, sampai saat ini tahun 2020 milyaran gambar JPEG diproduksi setiap hari.

JPEG berwarna dapat menyimpan 24 bits/pixel yang berarti setara dengan 16 juta warna ++ dalam 1 gambar, sedangkan untuk JPEG hitam putih dapat menyimpan 8 bits/pixel yang berarti setara dengan 256 warna dalam 1 gambar.

Ketika kita hendak menyimpan gambar dalam format JPEG terdapat JPEG options , sebenarnya bisa saja kita simpan sesuai pengaturan default, tetapi tujuan sebenarnya agar bisa kita optimasi sesuai kebutuhan.

JPEG Options

JPEG Options

JPEG Options

JPEG Options for Web

JPEG Options for Web

JPEG Options for Web

Matte: Menentukan isi warna piksel yang transparan pada gambar asli, terdapat berbagai macam opsi untuk mengisi piksel tersebut. Piksel yang sepenuhnya transparan dalam gambar asli akan sepenuhnya diisi oleh warna yang dipilih, sedangkan piksel yang sebagian transparan akan dicampur dengan warna yang dipilih.

Quality: Untuk pengaturan kualitas gambar, dimana 12 untuk kualitas maksimal dan 0 untuk kualitas minimal. Kualitas berbanding lurus dengan besar file gambar semakin tinggi kualitas semakin besar pula besar gambar dan sebaliknya.

Format Options:

  • Baseline(“Standard”): sesuai standard default tanpa ada penambahan.
  • Baseline(“Optimized”): Membuat ukuran file JPEG menjadi sedikit lebih kecil. Optimized JPEG direkomendasikan untuk kompressi maksimal, namun beberapa web browser lama tidak mendukung fitur ini.
  • Progressive: Menampilkan gambar secara progesif di web browser, gambar muncul dalam serangkaian overlay. Memungkinan penonton untuk melihat resolusi rendah pada gambar sebelum mengunduh seluruhnya. Catatan: Progressive JPEG membutuhkan RAM lebih.

Blur: Menentukan jumlah blur untuk diterapkan pada gambar. Efeknya akan mirip dengan Glaussian Blur filter dan memungkinkan file untuk dikompresi lebih banyak.

Embed Color Profile: Mempertahankan profile warna dalam file gambar yang dioptimalkan, beberapa web browser menggunakan Color Profile untuk mengoreksi warna.

2.1.1.1. Penggunaan JPG/JPEG (.JPG, .JPI, .JPEG, .JPE, .JFI, .JIF, .JFIF)

  1. Untuk mengirim gambar preview desain ke klien karena gambar JPEG dapat dikompressi menjadi ukuran gambar yang sangat kecil sehingga memudahkan dikirim melalui email, diupload ke website yang memiliki batas besar file gambar yang dapat diterima.
  2. Untuk cetak foto/ artwork.Selain dapat dikompressi menjadi ukuran yang sangat kecil, JPEG juga bisa dirubah menjadi gambar yang beresolusi sangat tinggi, itulah mengapa JPEG sangat baik untuk editing gambar dan cetak.
  3. Untuk gambar pada media online, karena media online rata-rata membutuhkan ukuran file gambar yang kecil untuk keperluan kecepatan loading, unduhan, maupun upload. JPEG menjadi ideal karena fleksibilitasnya dalam edit dan kompressi gambar.
  4. Membutuhkan kompabilitas, JPEG merupakan file yang dapat dibuka dengan memakai platform apa saja dengan mudah, hal ini yang membuat JPEG menjadi sangat populer.

2.1.1.2. Jangan gunakan JPEG/JPG

  1. Jika membutuhkan file desain yang bisa diedit. JPEG adalah format gambar yang ditelah disatukan semua layernya, ini berarti semua proses edit desain akan disimpan ke dalam 1 layer gambar dan tidak bisa dikembalikan ulang. Untuk itu selalu simpan file master .PSD(Photoshop), .SAI(SAI PaintTool), untuk proses pengeditan gambar ulang.
  2. Gambar dengan background transparan. JPEG tidak memiliki channel transparan dan harus mempunyai warna background yang solid (berwarna), hal ini tentunya membuat JPEG menjadi kurang fleksibel untuk digunakan pada sebuah komposisi gambar yang membutuhkan gambar dengan latar belakang transparan untuk digabungkan seperti logo. PNG dan GIF adalah solusi terbaik untuk gambar latar belakang transparan.

2.1.2. JPEG 2000

JPEG 2000 adalah format gambar raster yang bertujuan untuk menggantikan format aslinya yaitu JPEG dengan mengganti Discrete Cosine Transform (DCT) standard yang dibuat pada tahun 1992 dengan metode berbasis wavelet yang baru dirancang. JPEG 2000 Diciptakan pada tahun 1997-2000 oleh komitte Join Photography Experts Group dan dipercaya sebagai generasi berikutnya dari kompressi gambar JPEG. Standardnya menjanjikan kinerja yang lebih baik dengan kualitas gambar yang ditingkatkan.

JPEG 2000 memiliki solusi gambar yang lebih baik daripada JPEG asli. Dengan menggunakan metode encoding yang canggih berdasarkan transformasi panjang gelombang diskrit, format JPEG 2000 dapat mengkompres file dengan menerapkan kompresi lossy maupun lossless yang berarti performa visual. Sebagai tambahan, format file sedikit terpengaruh dengan “bit errors” dan sistem file error yang lain,

karena struktur pemprograman yang lebih efisien. Pembuatan JPEG 2000 dimaksudkan untuk sistem pengkodean gambar untuk banyak jenis gambar diam(bi-level, grey level, warna, multi-komponen) dengan karakteristik yang berbeda. Dengan ini juga akan memungkinkan model pencintraan yang berbeda seperti transmisi real-time, arsip gambar perpustakaan, buffer yang terbatas, dan klien/server, dalam sistem terpadu.

Seseorang yang memilih untuk menyimpan file gambar dalam format JPEG 2000 dapat memilih antara menggunakan kompresi atau menyimpan file sebagai lossless untuk mempertahankan kualitas detail gambar yang asli. Rentang dinamis yang lebih tinggi juga didukung oleh format tanpa batas kedalaman bit gambar.

JPEG 2000 merupakan format yang sama sekali berbeda dan berdasarkan kode baru, ini berarti formatnya tidak bisa mendukung format sebelumnya yaitu JPEG. Selain itu pula menangani file JPEG 2000 jauh lebih kompleks dan membutuhkan banyak memory untuk diproses.

JPEG 2000 mengalami dilemma karena rata-rata manufaktur kamera dan website belum siap untuk mengadopsi format ini sampai format ini diadopsi luas, tetapi sebaliknya konsumen juga tidak siap sampai formatnya tersebar luas.

Teknologi JPEG 2000 dipilih pada standard pemprograman video bioskop digital.

2.1.2.1. GUNAKAN JPEG 2000

  • Mengejar kualitas, dengan ukuran file yang sama dengan JPEG, format JPEG 2000 memiliki kualitas gambar yang lebih unggul.
  • Fleksibilitas, JPEG 2000 mendukung kompresi Lossless dan Lossy serta arsitektur kompresi tunggal.
  • Untuk penanganan gambar yang besar, JPEG 2000 mendukung ukuran lebih besar dari 64k x 64k pixel.
  • Gambar Video,karena JPEG 2000 memiliki latency yang rendah, skalabilitas baik pada resolusi maupun kualitas, dapat mempertahankan kualitas pixel dari rantai kompresi-dekompresi berturut-turut di atas bahan asli yang sama. Selain itu bits error pada JPEG 2000 membuat artifak yang lebih sedikit dari solusi MPEG. Skema Kompresi pada setiap frame terjadi secara independen yang berarti sangat bagus untuk aplikasi pengedit konten, karena sinyal video dapat dipotong sembarangan tanpa dampak.

2.1.2.2. JANGAN GUNAKAN JPEG 2000

  • Format ini tidak didukung oleh mayoritas web browser dan hanya web browser safari yang mendukung jadi disarankan jangan memakai format ini untuk media online.
  • Pengkodean file JPEG 2000 memakan sumber daya yang intensif(CPU, Kode baru). Ini akan menjadi masalah jika mesin memiliki spesifikasi yang rendah terutama mesin-mesin jaman kuno pada era 2000.
  • JPEG 2000 berbeda dengan JPEG walaupun memiliki nama yang sama, jadi JPEG 2000 tidak bisa kompatibel dengan file JPEG.

2.1.2. TIFF/TIF(.tiff, .tif)

High Quality Tree

High Quality Tree Photo

TIFF (Tagged Image File Format) adalah format gambar lossless raster. Kualitas gambarnya adalah yang terbaik dan sangat berkualitas tinggi, format ini sering ditemukan untuk foto yang diambil dengan kamera digital dan juga scan dokumen. TIFF juga bisa digunakan sebagai wadah gambar untuk digabungkan dengan format gambar lain seperti JPEG, hal ini akan membuat file gambar menjadi lebih kecil dari format yang murni 100% TIFF yg besar file gambarnya sangat besar. File dengan format TIFF dalam menyimpan hingga 24 bpp atau setara dengan 16 juta++ warna dalam 1 gambar.

2.1.2.1 Penggunaan TIFF/TIF

-Ingin membuat hasil scan yang berkualitas. Dengan menggunakan format TIFF akan membuat hasil scan baik itu dokumen, artwork, foto menjadi lebih mirip dengan aslinya.

-Membutuhkan gambar grafis berkualitas tinggi. TIFF dan RAW adalah 2 format file yang memiliki kualitas gambar terbaik. Jika seseorang ingin mencetak gambar/foto dengan kualitas yang sangat tinggi terutama dengan ukuran yang sangat besar gunakan TIFF.

2.1.2.2. Jangan gunakan TIFF/TIF

– Keperluan media online. Meskipun beberapa web browser populer telah mensupport format gambar ini, format gambar TIFF lebih optimal digunakan untuk media cetak. Format PNG dan JPEG lebih baik ketika ingin menampilkan gambar berkualitas di media online.

2.1.3. RAW (.nef, .dwg, .ari, .erf, dll)

JPEG VS RAW

JPEG VS RAW

Raw adalah format gambar mentah yang berisi data yang tidak diproses yang ditangkap oleh kamera digital maupun sensor scanner. Gambar RAW belum siap diproduksi dan biasanya gambar diproses lebih dulu ( diatur pencahayaan, keseimbangan warna putih, warna, dll) yang lalu dikonversi dan dikompressi menjadi format gambar lainnya (TIFF,JPEG,dll) untuk menghasilkan kualitas gambar seperti yang diinginkan.

RAW menyimpan 2 file terpisah dimana data yang telah diproses maupun tidak diproses, hal ini berarti memungkinan untuk memiliki file gambar dengan kualitas tertinggi. File tersebut dapat diedit tanpa merusaknya, dapat dipoles menjadi lebih baik dengan aplikasi edit foto seperti Adobe Photoshop. Terdapat puluhan format gambar RAW saat ini, setiap manufaktur rata-rata memiliki format RAW tersendiri. Beberapa format tersebut yaitu:

  1. raf (Fuji)
  2. .rwz (Samsung)
  3. .3fr (Hasselblad)
  4. .erf (Epson)
  5. .bay (Casio)
  6. .arw, .srf, .srf2 (Sony)
  7. .ari (Arri Alexa)
  8. .cri (Cintel)
  9. .braw (Blackmagic Design)
  10. .dcs, .dcr, .dfr, .k25, .kdc (Kodak)
  11. .orf (Olympus)
  12. .gpr (GroPro)
  13. .mdc (Minolta, Afga)
  14. .mef (Mamiya)
  15. .mos (Leaf)
  16. .nef, .nrw (Nikon)
  17. .pef, .ptx (Pentax)
  18. .x3f (Sigma)
  19. .pxn (Logitech)
  20. .cap, . iiq, .eip (Phase One)
  21. .fff (Imacon/Hasselblad RAW)
  22. .R3D (RED Digital Cinema)
  23. .Rwz (Rawzor)
  24. .raw, . rwl, .dng (Claica)
  25. .crw, .cr2, .cr3 (Canon)
  26. .dng (Adobe)
  27. .mrw (Minolta, Konica Minolta)

3 format gambar RAW yang paling popular adalah:

  1. .NEF(Nikon)
  2. .CRW(Canon)
  3. .DNG(Adobe)

3 format RAW ini paling populer karena brand manufaktur tersebut banyak digunakan oleh kebanyakan orang.

2.1.3.1. Gunakan RAW

-Jika mempunyai waktu lebih(lama) untuk mengedit file gambar. File RAW berkualitas tinggi namun masih apa adanya tanpa diproses apapun, bisa jadi gambar terlalu gelap, pencahayaannya berlebihan, maupun lainnya.

2.1.3.2. Jangan gunakan RAW

-Tidak mempunyai waktu lebih, deadline ketat karena file RAW biasanya akan berwarna gelap dan kurang siap untuk diproduksi langsung sebelum dilakukan proses editing. Gunakan format JPEG/JPG untuk proses produksi yang cepat karena otomatis telah dilakukan penyesuaian baik pencahayaan, saturasi, warna, dll, sewaktu gambar ditangkap kamera digital.

2.1.4. GIF(.gif)

Hoot Suite GIF

Hoot Suite GIF

GIF ( Graphics Interchange Format) adalah format gambar raster lossless. Diciptakan oleh sekelompok di ISP CompuServe yang dipimpin oleh seorang ilmuwan komputer Steve Wilhite pada 15 Juni 1987. Diucapkan dengan “JIF” atau “GIFF” .

Format GIF mendukung sampai dengan 8 bits perpixel pada setiap gambar, memungkinan untuk satu gambar referensi menggunakan palette sendiri hingga 256 warna berbeda yang diambil dari ruang warna RBG-24 bit. Selain itu GIF juga mendukung animasi dan memungkinan pallete terpisah hingga 256 warna pada setiap frame. Batasan palet ini membuat GIF kurang cocok untuk memproduksi gambar dengan warna gradasi dan foto berwarna, tetapi cocok untuk pemakaian gambar grafis atau logo dengan warna yang solid (1 warna). GIF tidak mendukung audio.

Karena dukungannya yang luas dan portabilitas antara aplikasi dan sistem operasi sehingga GIF digunakan pada banyak aplikasi media online, biasanya digunakan untuk gambar animasi seperti iklan banner, meme media sosial, gambar email.

Meskipun termasuk dalam kategori lossless, format GIF dapat diekspor sesuai dengan kustominasi yang mengurangi jumlah warna dan informasi gambar, dimana akan mengurangi besar file.

Format file pada GIF dapat menyimpan 256 warna pada setiap gambar.

2.1.4.1. Gunakan GIF

  • Membuat animasi web. Gambar Gif menampung semua frame animasi dan informasi dalam 1 file tunggal. Editor gambar seperti Adobe Photoshop memudahkan untuk membuat animasi sederhana dan mengekspornya sebagai GIF.
  • Membutuhkan ukuran file yang sangat kecil. GIF memiliki kemampuan mengkompress gambar menjadi menyusut luar biasa. Jadi untuk file grafik web, ikon, GIF adalah format yang terbaik.
  • Membutuhkan gambar dengan latar belakang transparan. GIF memiliki “Alpha Channel” yang dapat membuat menjadi gambar dengan latar belakang transparan sehingga GIF dapat digabungkan pada gambar lain yang memiliki warna.

2.1.4.2. Jangan gunakan GIF

  • Untuk mencetak gambar. Karena limit warna yang dapat diraih, kebanyakan hasil cetaknya menjadi kurang maksimal baik dari kedalaman gambar, maupun kedinamisan dari gambar. Jika berencana untuk cetak foto selalu gunakan TIFF, JPEG, dan PSD.
  • Untuk mencetak terutama foto berkualitas sangat tinggi . Meskipun GIF dapat memiliki resolusi yang tinggi, tetapi tetap GIF hanya memiliki maksimal 256 warna. Foto terutama yang berkualitas tinggi memiliki ribuan bahkan puluhan ribu warna dan ini tidak bisa diraih dengan memakai GIF . Jika tetap memaksa memakai GIF hasilnya foto tersebut akan terlihat datar (tidak ada kedalaman), kurang bersemangat , terlihat aneh, terlihat kurang realis.
  • File GIF adalah 1 layer, tidak bisa dirubah, maupun dibalikkan lagi. Jadi jika menginginkan file yang memiliki banyak layer dan bisa dirubah lebih baik menyimpan juga dalam file PSD(Photoshop).

2.5.PNG (.png)

Tiger-PNG-with-Transparency

Tiger PNG with Transparency

PNG (Portable Network Graphics) adalah file gambar raster yang mendukung kompressi data lossless. PNG diciptakan sebagai perbaikan dari GIF (Graphics Interchange Format). Tidak seperti GIF yang hanya memiliki 8-bits per pixel, PNG mempunyai jangkauan kedalaman warna yang jauh lebih luas, termasuk 24-bit ( 8 bit perchannel), 48-bit ( 16 bit perchannel)truecolor, memungkinkan presisi warna yang lebih besar, lebih halus, dll. Ketika Channel alpha ditambahkan, hingga 64 bit perpiksel (sebelum kompresi) dimungkinkan.

PNG diciptakan pada tanggal 1 oktober 1996 dan dipublikasikan pada bulan Maret 1997 sebagai informasi RFC 2083.

PNG mendukung gambar berbasis pallete (Pallete warna dari 24-bit RGB atau 32-bit RGBA ), gambar grayscale ( Dengan/ tidak dengan Alpha Channel untuk transparansi), dan penuh warna  berdasarkan gambar berbasis RGB atau RGBA. Tim developer PNG mendesainnya sebagai format untuk mentransfer gambar di internet, bukan untuk cetak grafis berkualitas professional karena itu ruang warna nonRGB seperti CYMK tidak mendukung.

Tidak seperti GIF, format PNG tidak mendukung animasi, namun ektensi dari PNG yaitu MNG mendukung animasi, MGN didesain oleh tim PNG. MGN memiliki stuktur dasar dan potongan PNG, tetapi sangat jauh lebih komplek dan memiliki tanda tangan file yang berbeda, yang secara otomatis membuatnya menjadi tidak kompatibel dengan decoder standard PNG. Karena kerumitannya tim developer Mozilla (web browser) mengusulkan APNG yang lebih sederhana dari MNG, namun pada akhirnya tidak dari 2 format tersebut didukung oleh kebanyakan dari mayoritas web browser. Pada April 2007 grup PNG memutuskan untuk tidak melanjutkan APNG. Beberapa alternatif pun diusulkan kemudian.

File gambar/desain dalam format PNG berwarna dapat menyimpan hingga 48bpp/ 256T warna dan untuk mode grayscale menyimpan hingga 16 bpp  pada setiap gambarnya.

2.5.1. Kapan menggunakan PNG?

  • Untuk ilustrasi dengan warna yang terbatas. Meskipun sebenarnya PNG mampu untuk gambar yang lebih banyak warna, PNG tetap terbaik untuk pallete warna yang kecil.
  • Kebutuhan grafis web berkualitas tinggi dengan fitur latar belakang transparan. PNG memiliki variabel “Alpha Channel” yang dapat diatur tingkat transparansinya sangat berbeda dengan GIF yang hanya memiliki menghidupkan/mematikan transparansi. Selain itu PNG juga memiliki kedalam warna yang lebih besar, jadi dengan PNG akan memiliki gambar yang lebih bersemangat dan hidup daripada GIF.
  • Memerlukan file grafis dengan ukuran yang sangat kecil . PNG dapat disusutkan menjadi berukuran sangat kecil terutama gambar dengan warna sederhana, bentuk, tulisan. Hal ini membuat PNG menjadi idel untuk tipe gambar media online seperti website.

2.5.2. Jangan menggunakan PNG

  • Ketika berhadapan dengan proyek untuk media cetak. PNG dibuat lebih optimal tampil untuk layar, walaupun sebenarnya bisa juga memakai PNG untuk keperluan cetak namun hasilnya tidak akan seoptimal jika menggunakan TIFF (lossless) dan JPEG ( lossy).
  • Bekerja dengan foto dan artwork. PNG memiliki kedalaman warna yang tinggi karenanya PNG sebenarnya mampu menangani foto beresolusi tinggi. Tetapi karena PNG merupakan format web lossless, ukuran  file format gambar ini akan menjadi sangat besar. Hal ini akan sangat buruk untuk keperluan media online karena ukuran file besar memiliki waktu yang lama untuk reload terutama dengan kecepatan internet yang lambat. Untuk itu lebih disarankan memakai JPEG untuk keperluan foto/gambar di web.

 

2.6.BMP (.bmp, .RLE, .dip)

BMP

BMP

BMP( Bitmap image files/ device independent bitmap (DIB) file format ) adalah format gambar raster yang diciptakan oleh Microsoft dan populer di platform windows lama OS/2. karena sifatnya mudah ditemukan dimana-mana di platform windows, maka format file gambar ini mudah dibuka oleh mayoritas editor gambar. Namun karena ukuran file format gambar ini yang besar menyebabkan format gambar ini jarang ditemukan di media online. Seiring berkembangnya jaman dan kemajuan teknologi hardware maupun software format gambar BMP semakin jarang digunakan karena terdapat format gambar lain yang lebih efisien, berukuran kecil dan berkualitas.

2.6.1. Pengunaan BMP

-Gunakan format BMP jika menggunakan sistem operasi windows lama

2.6.2. Jangan gunakan BMP

-Untuk media online, besar file gambar dengan format MBP relatif besar hal ini menjadi kurang baik jika digunakan untuk keperluan media online.

-Untuk hardware dan software terkini lebih baik gunakan file dengan format TIFF,JPEG,PNG karena format gambar tersebut lebih baik dari segala sisi.

2.7.PSD/PSB (.PSD/.PSB)

Adobe Photoshop CC 2019 Layout

Adobe Photoshop CC 2019 Layout

PSD(Photoshop Document) adalah file gambar berlayer yang digunakan oleh software Adobe Photoshop dan merupakan format default yang digunakan Photoshop untuk menyimpan data. Adobe photoshop merupakan software desain milik Adobe.inc perusahaan yang menciptakan dan mengembangkan software berbagai macam software desain.

PSD merupakan file eksklusif yang menyimpan sebuah gambar dengan dukungan beberapa sebagian besar fitur-fitur imaging yang ada dalam Photoshop. Fitur tersebut seperti duotone, halftone, masking, saturation, transparency, spot warna, clipping patch, dll. Ini berbeda dengan format file gambar lain seperti JPEG, PNG, GIF yang membatasi fungsionalitas yang efisien dan dapat diprediksi. PSD memiliki batas maksimal tinggi dan lebar yaitu 30.000 piksel, dan batas panjang 2 gigabytes.

Photoshop juga memiliki ektensi file . PSB (Photoshop Big) dikenal juga dengan “Large Document Format”.Format PSB ini memperluas kapasitas format PSD, dimana meningkatkan tinggi dan lebar maksimal menjadi 300.000 piksel dan batas panjang menjadi 4 exabytes. Batas dimensi ini dipilih oleh Adobe bukan karena kendala aritmatika computer tetapi untuk kemudahan pengujian perangkat lunak. Baik format PSD maupun PSB didokumentasikan.

2.7.1. Kapan menggunakan Photoshop?

  • Ketika membutuhkan untuk mengubah artwork/karya seni untuk cetak maupun digital. Artwork Itu bisa berupa lukisan, foto, gambar, animasi, dll. Photoshop merupakan alat yang tepat untuk memastikan setiap bayangan, tekstur, garis tersedia.
  • Harus membuat mockup web atau app. Layer pada photoshop akan sangat membantu untuk hal ini terutama untuk memindahkan elemen UI dan mengaturnya.
  • Ingin membuat gambar digital untuk media online seperti social media, website, banner ads, Kop surat email, video, dll. Membuat gambar-gambar tersebut dengan photoshop akan menjamin ukuran yang presisi dan teroptimasi untuk web.
  • Keperluan retouching foto, dengan menggunakan photoshop kemampuan untuk merubah, menggabungkan, menambahkan sesuatu seperti tulisan, memperbaiki foto dapat dilakukan.
  • Animasi dan video, Photoshop memiliki kapabilitas untuk membuat animasi dan video. Photoshop memudahkan untuk memotong klip video sederhana, menambahkan gambar grafis, teks, filter, animasi, dll.

2.7.2. Jangan menggunakan Photoshop

  • Untuk mencetak foto, walaupun sebenarnya bisa. Tapi kebanyakan printer masih belum bisa menerima file dengan format PSD, jadi lebih disarankan dikonversikan lebih dahulu menjadi TIFF dan JPEG.
  • Memposting foto di media online atau memberikan Preview desain kepada klien. Rata-rata dari web hanya menerima sebagian format file desain seperti JPEG karena format ini mudah dilihat orang tanpa perlu menginstall software photoshop ataupun mengunduh gambar terlebih dahulu. Jadi, pastikan selalu mengkonversikan format file dulu menjadi JPEG.

2.8.SAI Painttool (.SAI)

SAI PaintTool Editor

SAI PaintTool Editor

SAI (Easy Paint Tool SAI) adalah format gambar sebuah software editor grafis ringan gambar raster ditujukan khususnya untuk membuat lukisan digital yaitu SAI Painttool, SAI hanya ada di platform windows dipublikasikan oleh Systemax Software. SAI digunakan untuk orang yang tidak memiliki cukup budget untuk membeli software-software grafis premium yang bisa mencapai jutaan bahkan puluhan juta. Format SAI pun dapat dikonversikan menjadi.BMP, .JPEG,. PSD, .TGA, .PNG.

2.8.1.Kapan Menggunakan SAI PaintTool?

  • Untuk membuat artwork/karya seni berupa lukisan.
  • Membutuhkan software editor raster yang terjangkau.

2.8.2. Jangan menggunakan SAI

  • Untuk proses editing gambar yang kompleks. SAI tidak memiliki fitur-fitur editing gambar yang lengkap seperti software desain premium.
  • Untuk keperluan cetak, SAI tidak mempunyai fungsi cetak tetapi bisa mengekspor filenya ke format software desain lain seperti .PSD. Maka dari konversikan terlebih dahulu.
  • Keperluan preview artwork ke klien, post gambar ke media online. SAI PaintTools tidak sepopuler software desain seperti photoshop, ilustrator jadi bisa dipastikan banyak orang yang bahkan tidak tahu apa itu SAI, banyak juga platform yang belum mendukung SAI. Maka dari itu selalu konversikan format file ke format yang diterima oleh khalayak umum seperti .JPEG.

2.2.Format file gambar berbasis vector.

2.2.1. SVG (.SVG)

SVG Mushroom

SVG Mushroom With Image Editor

SVG (Scalable Vector Graphics) adalah format gambar vector 2 dimensi yang menggunakan XML untuk menjelaskan bagaimana gambar akan muncul. SVG diciptakan pada tahun 1999 sebagai format standard oleh W3C (World Wide Web Consortium).

Karena teks digunakan untuk mendeskripsikan gambar grafis, file SVG dapat diskalakan kedalam ukuran yang berbeda tanpa kehilangan kualitas gambar. Dengan kata lain SVG merupakan resolution independent. Karena itu pula SVG dapat dibuka dengan menggunakan program image editor yang hasilnya sebagai gambar, maupun teks editor yang hasilnya adalah sebagai teks.

Mushroom SVG Teks Editor

Mushroom SVG open with Text Editor

Penggunaan utama SVG adalah untuk berbagi konten gambar di internet. SVG sangat cocok untuk hal itu karena mempunyai basis XML yang memungkinkan file SVG untuk dicari, diindeks, dikompresi, dan dituliskan. Saat ini file SVG telah didukung oleh mayoritas web browser. Browser-browser tersebut telah memiliki kapasitas untuk membuat gambar SVG

2.2.2. AI

Adobe Ilustrator CC 2019

Adobe Ilustrator CC 2019

AI (Adobe Ilustrator) merupakan file default Adobe Ilustrator yang merupakan software desain grafis berbasis vector yang dikembangkan oleh perusahan Adobe.inc. File Ai ini adalah format vector yang dapat diedit di dalam software Adobe Ilustrator.

Di dalam software Adobe illustrator terdapat berbagai macam fitur untuk mengolah gambar vector seperti perspective, grid, snap to grid, pen tool, column graph tool, transformation, path finder, pathfinder, eraser, eyedropper, gradient dan masih banyak lainnya. Fitur-fitur tersebut digunakan untuk membuat biasanya digunakan desain professional untuk membuat pixel perfect (gambar vector yang sempurna dalam segi proporsi, lekukan,dan konsistensi).

Selain itu format vector juga tidak pecah jika mengalami pembesaran maupun pengecilan ukuran dan karena itu jenis file ini sangat maksimal untuk keperluan pembuatan logo dan icon yang memerlukan konsistensi kualitas yang sama dalam segala media dengan ukuran yang berbeda .

Hal lain yang sangat berguna adalah fitur software yaitu dapat mengekspor/mengkonversi kedalam format file desain lainnya seperti SVG, EPS, PDF, PNG, JPEG, GIF, DWG, BMP, TIF, TGA, Dll.

Karena banyaknya fitur dan kemampuannya untuk mengkonversi ke format file desain lainnya tidak heran jika Adobe Ilustrator menjadi software premium yang digunakan oleh seluruh desainer grafis professional di seluruh dunia sampai saat ini dan merupakan standard De Facto software desain grafis berbasis vector yang wajib dikuasai.

2.2.2.1.Kapan menggunakan format AI?

-Jika ingin membuat desain berbasis vector

-Jika ingin mengedit file desain berbasis vector.

-Jika ingin membuat logo

-Ingin membuat file desain ukuran kecil. (file desain format Ai berukuran kecil jika tidak diembed dengan file raster).

-Jika ingin membuat icon.

-Ilustrasi dengan style vektor.

-Ingin membuat mascot.

-Ingin membuat desain yang terdiri dari banyak unsur Typeface.

2.2.2.2.Jangan gunakan AI

-Untuk membuat desain berbasis raster.

-Untuk pengolahan foto.

-Untuk pengolahan gambar berbasis raster

2.2.3.CDR/CorelDraw

CorelDraw 2019

CorelDraw 2019

CDR(CorelDraw) adalah format default dari software Coreldraw yang merupakan software berbasis Vector yang dikembangkan oleh perusahaan Corel dan yang merupakan salah satu competitor dari software vector premium yaitu Adobe Ilustrator. Setiap tahun software ini selalu mengeluarkan versi baru yang mendapat tambahan fitur dari versi sebelumnya , tentu ini akan membuat fitur software ini menjadi lengkap.

Karena harga Software yang one time payment(sekali bayar) dan terjangkau tidak heran jika corel draw merupakan salah satu software desain grafis yang juga banyak digunakan oleh kalangan professional, percetakan, digital printing, Advertising Agency, dll.

Untuk fiturnya cukup lengkap untuk mengolah sebuah desain berbasis vector. Contoh fiturnya seperti crop tool, shape tool, eraser, eyedropper, pallete warna, pen tool, free hand, shaping, barcode, dll.

Selain itu software CorelDraw dilengkapi dengan fitur penambahan berbagai macam efek seperti 3d, blur, tekstur, halftone, extrude, noise, dll.

CorelDraw juga dilengkapi dengan Color Management dimana kita bisa mensetting standard manajemen warna yang hendak dipakai.

Terakhir untuk kemampuan konversi ke format file desain lain pun bisa dibilang lengkap. Mendukung hampir semua format file popular seperti Ai,Psd,Pdf,SVG,JPEG,PNG, DWG, EPS, GIF, BMP,dll.

Setelah melihat beberapa fitur diatas tidak mengherankan mengapa software CorelDraw termasuk salah satu software vector premium yang sangat banyak digunakan sampai saat ini.

2.2.3.1.Gunakan CDR Untuk:

-Mendesain atau mengolah desain bebasis vector.

-Portabilitas, karena kemampuannya untuk mengkonversi ke berbagai macam format desain lainnya maka membuat desain dengan menggunakan format ini sangat baik.

-Membuat Logo

-Membuat Icon

-Membuat Maskot

2.2.3.2. Jangan gunakan CDR:

-Membuat file preview desain karena format ini hanya dapat dibuka dengan menggunakan software CorelDraw dan karena sifatnya yang tidak bisa membuka format file cdr dengan versi yang lebih baru maka lebih baik disimpan ke format lainnya seperti JPEG, PNG, GIF.

2.2.4.EPS

Format EPS

EPS(.EPS/.EPSF) disebut juga Encapsulated PostScript adalah format file gambar berbasis vektor yang dibuat oleh perusahaan Adobe pada tahun 1992 , EPS adalah format yang portable karena sifatnya yang bisa dibuka di semua software vector. namun walaupun berbasis vector, file format ini juga digunakan untuk gambar berbasis raster/bitmap. Umumnya file EPS digunakan untuk satu element desain seperti logo, simbol yang pada kemudian bisa diintegrasikan ke desain yang lebih besar seperti poster,spanduk,dll.

Kekurangan dari EPS ini adalah ukuran file yang lebih besar dari format basis vector lainnya, untuk itu desainer diharapkan membuat file desain yang sudah disederhanakan dengan mengurangi embed gambar dalam file.

Beberapa tahun ini terakhir EPS pun mulai jarang dikembangkan dan mulai banyak digantikan oleh format PDF yang juga merupakan format file desain yang memiliki portabilitas yang sangat tinggi.

2.2.4.1. Gunakan EPS:

-Untuk mengirimkan file logo,simbol (berbasis vector) ke klien, digital printing, dan percetakan. Karena file ini dapat dibuka di banyak software vektor maka tidak perlu bingung untuk menebak software apa yang dimiliki oleh klien maupun percetakan.

2.2.4.2. Jangan gunakan EPS:

-Untuk mendesain /mengolah foto atau sebuah artwork. Walaupun semestinya format ini dapat menangani gambar berbasis raster namun format file ini lebih ditujukan untuk basis vektor. Untuk itu jika mengerjakan proyek foto lebih disarankan memakai format JPG,TIFF,PSD karena hasilnya akan jauh lebih maksimal.

-Untuk menampilkan desain secara online. Export format ini ke dalam format JPEG, GIF, PNG.

2.2.5.PDF

PDF Icon

PDF

PDF(Portable Document Format) adalah format yang dibuat oleh perusahaan Adobe dan merupakan sebuah format untuk menampilkan dokumen dan grafis dengan akurat dengan menggunakan perangkat, sistem operasi, aplikasi, web browser apapun itu juga. Format PDF memiliki pondasi grafis vector yang sangat kuat, tetapi juga bisa menampilkan semuanya mulai dari gambar raster, spreadsheet, formulir. Dengan lengkapnya kemampuan dari format PDF serta portabilitasnya yang sangat tinggi pula maka PDF disebut-sebut sebagai format standard universal. Untuk itu format PDF ini banyak diminta sebagai format akhir untuk produksi. Banyak software desain grafis pun telah mensupport untuk menkonversikan ke format PDF ini.

Gunakan PDF:

-Jika desain sudah siap produksi/cetak. Karena PDF merupakan file yang tersebar luas teruatama di dunia digital.

-Untuk menampilkan dokumen secara online. PDF sangat baik digunakan sebagai dokumen elektronik/digital seperti poster, magazines, booklets, katalog produk, company profile. Format PDF akan memudahkan untuk menyimpan file desain menjadi satu kesatuan. Format ini sangat mudah untuk membaca, download dan cetak.

Jangan gunakan PDF:

Sebagai format untuk mengedit gambar, walaupun PDF merupakan sebuah kontainer yang hebat namun lebih maksimal jika mengolah gambar raster dengan photoshop dan gambar vector dengan illustrator. Jika file desain sudah final konversikan ke dalam format PDF.

3.Kesimpulan dari pemilihan format file gambar/desain dan Infografis singkat .

Ketika berhadapan dengan pemilihan file gambar akan banyak pilihan format file yang bisa dipilih.

Tidak ada file gambar yang ideal di segala sisi secara universal. Ada kalanya diperlukan file gambar dengan kualitas yang sangat tinggi dengan mengorbankan tempat penyimpanan data dan bandwith. Di lain waktu mungkin lebih diperlukan file gambar dengan kualitas rendah yang mudah untuk dikirimkan ke orang lain seperti dokumen biasa yang tidak ada kaitannya dengan estetika.

Poin-poin penting:

  1. Mata manusia hanya dapat menangkap +- 10 juta warna dalam 1 gambar itulah mengapa format JPG,TIFF sudah cukup karena dapat menampilkan  +- 16 juta warna pada setiap gambar.
  2. Untuk mencetak warna solid ( 1 warna ) format desain berbasis vector lebih baik daripada berbasis raster/bitmap
  3. Bit Depth mempengaruhi banyaknya informasi warna dalam setiap piksel, semakin banyak jumlah bit pada setiap pikselnya semakin banyak warna yang tersedia, semakin akurat dan halus warnanya.

Setiap orang yang mempunyai keinginan mendesain sendiri atau professional yang bergerak di bidang kreatif & desain harus mengetahui tujuan, fungsi, sumber daya, dalam pemilihan format file gambar desain untuk mencapai hasil yang optimal bagi karyanya.

Design File Formats

Design File Formats

So, what do you think ?