Cara menghitung ongkos kirim ekspedisi melalui berat barang ,volume metric, dan kubikasi.

BY IN Karton Box NO COMMENTS YET

Ongkos kirim ekspedisi dalam pengiriman barang terutama dalam jumlah yang besar dan banyak, perhitungan ongkos kirim sangat penting diketahui karena ongkos kirim menjadi salah satu acuan untuk mengetahui ongkos keseluruhan yang akan dibayarkan agar barang sampai dilokasi tujuan.

Hal yang perlu diingat rate dari setiap ekspedisi berbeda maka dari itu kita perlu mengetahui rate dari ekspedisi yang hendak kita gunakan terlebih dahulu.

Rate Ekspedisi Pt.Cahaya Kargo

Rate Ekspedisi Pt.Cahaya Kargo

1.Cara menghitung ongkos kirim ekspedisi dengan berat barang

Untuk menghitung ongkos kirim ke tujuan dapat didapatkan dengan menggunakan berat barang x Harga perKg.

Berat barang x Rate barang perKg = Ongkos kirim.

Contoh:

Ibu Thea ingin mengirimkan beberapa barang yang cukup berat yaitu peralatan dapur ada sebanyak 5 alat dengan berat masing-masing 5kg hendak dikirim ke tempat kos anaknya di Surabaya. Untuk pengiriman Ibu Thea memutuskan untuk memakai ekpedisi PT.Lintas Nusantara tujuan Jakarta- Surabaya dengan rate Rp.6.000,00 perKgnya.

Total berat : 5 x 5 kg = 25kg.

Ongkos kirim: 25 x Rp.6.000,00 = Rp 150.000,00.

Jadi ongkos kirim yang wajib dibayarkan adalah Rp.150.000,00.

2.Cara menghitung ongkir ekspedisi dengan menggunakan volume metric barang:

2.1.Darat dan Laut:

  • P x L x T (dalam cm)/4000 = kg
  • kg x Ongkos perkg ekpedisi = ongkos kirim.

Contoh:

Joko hendak mengirim barang dari Jakarta ke Semarang dengan dimensi 65 x 56 x 25 cm perkoli dengan jumlah 30 koli dengan menggunakan ekpedisi PT.Sinar Surya. Diketahui bahwa biaya ongkos kirim Jakarta – Semarang sebesar Rp.4.500,00/kg dengan lama pengiriman 4-5 hari dan min 50kg.

Jawaban:

  1. 65 x 56 x 25 = 91.000
  2. 000/4000 = 22.75
  3. 75 x 30 = 682.5 -> digenapkan keatas jadi 683
  4. 683 x Rp. 4.500,00 = Rp.3.073.500,00.

Jadi biaya ongkos kirim dari Jakarta menuju Semarang menggunakan ekpedisi PT.Sinar Surya adalah Rp. 3.073.500,00.

2.2.Udara:

  • PxLxT (dalam cm)/6000 = kg.
  • Kg x Ongkos perkg ekpedisi = ongkos kirim.

Contoh:

Bapak Hari membeli kardus dari pabrik kardus sebanyak 2000 pcs diketahui bahwa kardus diikat setiap jumlah 25 pcs dengan dimensi 45 x 30 x 30 cm dengan itu maka terdapat 80 ikat/koli. Tidak disangka ternyata jadwal pengiriman berubah menjadi lebih cepat dan dengan pengiriman darat maupun laut tidaklah memungkinkan, untuk itu pengiriman akan menggunakan udara.

Pada akhirnya Bapak Hari memutuskan untuk mengirim kardus menggunakan PT.Fastlogistik dengan rute Surabaya – Maluku. Setelah mendapat informasi dari pihak ekpedisi maka didapatkan rate harga Surabaya-Maluku melalui udara seharga Rp.24.000,00/kg dengan lama pengiriman 1-2 hari min 50 kg.

Jawaban:   

  1. 45 x 30 x 30 = 40.500
  2. 500/6.000 = 6.75
  3. 75 x 80 = 540
  4. 540 x Rp.24.000,00 = Rp. 12.960.000,00.

2.3.Pengiriman ekpedisi dibawah berat minimal (darat,laut,udara):

Jika pengiriman barang dibawah minimal berat akan dikenakan ongkos minimal tersebut, contoh jika minimal 50 kg sedangkan berat yang didapat hanya 40 kg maka yang dikenakan adalah 50kg x Harga perkg.

Contoh:

Bapak Garry ingin mengirim beberapa barang yang cukup banyak sebelum hari libur, namun beberapa ekspedisi telah libur dan karena beberapa hari kedepan adalah hari libur akhirnya Bapak Garry menemukan 1 ekspedisi yang kebetulan akan berangkat pada hari itu juga dan merupakan pengiriman terakhir. Setelah bertanya kepada pihak ekspedisi didapatkan rate pengiriman darat/laut Rp.5.500,00/kg dengan minimal 100kg dan lama pengiriman 6-7 hari kerja. Bapak Garry pun menginfokan bahwa dimensi barangnya 55 x 40 x 40 cm dan terdapat 4 koli.

Jawaban:

  • 55 x 40 x 40 cm = 88.000
  • 000/4.000 = 22
  • 22 x 4 = 88 kg.
  • Karena 100 kg > 88 kg, maka dikenakan ongkos minimal 100 kg x Rp. 5.500,00 = Rp.550.000,00.

Jadi ongkos kirim yang harus dibayarkan adalah Rp. 550.000,00.

3. Cara menghitung kubikasi barang untuk ongkos kirim ekpedisi

Untuk perhitungan kubikasi untuk ongkos kirim dapat dihitung dengan :

P x L x T/1000 = Hasil (kubikasi dalam m3)

Catatan:

  • Pembulatan selalu keatas, jika berat barang adalah 65,2 -> 66 kg. Jika volume metric 452,3 -> 453 kg.
  • Setiap ekspedisi memiliki ongkos minimal yang biasanya berupa berat dalam kg.

So, what do you think ?